Text
Duka hati duka illahi : persiapan menjemput kematian memuat cara menikmati kematian dan ulasan tentang alam kubur
Hati adalah kendali. Ketika hati tak lagi berfungsi, maka nilai kemanusiaan menjadi mati. Sebagai pusat yang sangat menentukan gerak dan aktivitas tubuh manusia, hati seharusnya selalu bergetar dengan nilai-nilai kebaikan. Sehingga arah aktivitas manusia condong pada kebaikan pula.
Tuhan sebagai pemilik kasih sayang (rabman dan rabim) telah menunjukkan semua jalan kebaikan. Petunjuk tersebut merupakan kepedulian sekaligus perwujudan cinta Allah pada hamba-hamba-Nya Ketika cinta yang begitu besar diberikan kepada umat manusia, tetapi manusia tetap saja menyimpang, maka Allah pun merasa berduka (kasihan) padanya. Duka hadir karena kasih sayang yang begitu tinggi.
Buku Duka Hati Duka labi ini ingin menunjukkan adanya ikatan yang erat antara hati dengan Ilahi. Ketika hati tidak lagi berfungsi, maka ia tidak akan pernah sampai pada perjamuan dengan Ilahi. Semua yang dilakukan di dunia ini adalah untuk sampai pada kehidupan abadi di akhirat nanti. Untuk sampai ke sana kita harus melewati proses kematian. Di dalam buku ini digambarkan bagaimana proses kematian dan alam akhirat itu hadir. Secara keseluruhan Al-Ghazali ingin memberikan caushiah tentang pentingnya persiapan menjemput kematian dengan cara membekali diri dengan perbuatan-perbuatan baik. Sehingga dalam wisata menuju alam akhirat, kita bisa sampai pada tujuan yang diinginkan, yaitu surga.
Tidak tersedia versi lain