Buto Ijo yang rakus terus mengejar Timun Mas. Timun Mas melemparkan garam ajaib dari kantong terakhirnya. Seketika, terbentanglah lautan. Raksasa itu tidak bisa berenang. Ia hampir tenggelam. Timun Mas jadi kasihan kepadanya dan akan menolongnya.
Yieey! Aku terpilih jadi putri raja. Namun, ada bisul di hidungku. Tidak ada putri raja yang hidungnya bisulan. Apakah bisul bisa hilang saat pertunjukan nanti? Dilengkapi dengan pesan dokter dan tindakan-tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua.
Berkunjung ke kebun binatang sangat menyenangkan! Namun, sepulang dari sana, aku pilek.Kata dokter, ini salesma. Salesma itu apa, ya? Dilengkapi dengan pesan dokter dan tindakan-tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua.
Kucing Sandy melompat ke pelukanku. Uh… lucunya. Aku juga mau memelihara kucing. Namun, tiba-tiba… aku bersin-bersin dan kulitku gatal-gatal. Bagaimana ini? Dilengkapi dengan pesan dokter dan tindakan-tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua.
Halo, namaku Roki. Aku suka sekali bermain layang-layang! Di siang hari yang terik pun, aku dan teman-teman terus asyik bermain. Akan tetapi, tiba-tiba, uh... leherku gatal. Aku menggaruk... dan terus menggaruk. kenapa, ya?
Bawang merah sangat usil. Saat bawang putih mencuci, ia mengganggu dan mengajaknya bermain hingga… baju bawang merah hanyut! “Jangan menangis, aku akan mengejarnya!” kata Bawang putih. Bawang putih tidak tahu, ada kejutan yang sudah menanti anak yang baik.
Rarang berteman baik dengan Si Leungli, ikan mas kecil. Mereka selalu bermain bersama di tepi danau. Namun, suatu hari Rarang kehilangan Si Leungli. Si Leungli tidak mau temannya bersedih. Ia menyiapkan hadiah ajaib yang sangat indah untuk teman baiknya.
Ada seorang raja tua dengan sepuluh putrinya. Raja memberi mereka nama dengan warna yang berbeda-beda. Para putri pun memakai baju yang sama dengan namanya. Suatu hari, Raja memberikan hadiah pita merah untuk Putri Kuning. Putri Merah iri dan ingin sekali merebutnya.